About Me

Foto Saya
just call me YEYEN or YEYEGH

About me

Followers

Mini Updates

Advertisement

Advertisement

online counter

Now

blogging competition compfest 2011

Rabu, 23 Desember 2009

A very Unforgetable Woman

Assalamu'alaikum sobat blogger . .
Akhirnya bisa nge-blog juga, setelah dua minggu disibukkan dengan ulangan harian yang membuat kepalaku terasa pecah.

Desember 2009. Bisa jadi bulan tersebut adalah bulan yang cukup bersejarah bagiku, pun sama dengan beberapa penghuni tanah zamrud ini. Pasalnya, bberapa hari bersejarah terjadi secara bersamaan pada bulan ini. Meski di tahun-tahun sebelumnya hari-hari tersebut juga terjadi seperti tahun ini, aku merasa hari-hari tersebut berbeda di tahun ini. Salah satunya adalah hari ibu.
Image Hosted by ImageShack.us


22 Desember 2009, bisa dibilang sebagai hari yang melelahkan sekaligus mengharukan. Bagaimana tidak, di hari itu aku banyak meneteskan air mata tuk merenungi semua kesalahan yang t'lah kulakukan pada ibuku. Awal ku menangis yaitu pada saat upacara peringatan hari ibu, tepatnya saat dinyanyikannya lagu bunda.

Lantunan nan indah tersebut membuatku teringat akan semua dosa-dosaku pada wanita yang t'lah memberiku segalanya. Tak ada yang bisa kuberikan padanya hingga saat ini kecuali perasaan jengkel karena cerewetnya. Tak ada yang dia pikirkan di tiap sela waktunya kecuali keinginannya tuk buat diriku tersenyum dan selalu dalam keadaan selamat. Tak ada yang dia butuhkan sekain apa yang ku butuhkan. What a very nice woman!!!
Image Hosted by ImageShack.us


Ibu . . Kenapa tak pernah terlintas di dalam benakku tuk bahagiakan dirimu, tuk buatmu tersenyum layaknya kau membuatku tersenyum, dan tuk buatmu bahagia selamanya. Jika ada yang bertanya, "siapa pahlawanmu?", namamu-lah yang akan ku sebut. Jika aku harus spertimu, aku tak bisa. Kau terlalu kuat, kau terlalu gigih, kau terlalu sempurna dibandingkan anakmu yang tak tau apa-apa dan tak pernah pedulikan perasaanmu.

Syairku ini mungkin bisa menjadi penutup postinganku kali ini . .

Tak malu saat hamba di kandung
Sakit itu tak bisa dibendung
Tersenyum lihat hamba kecil yang mendung
Hamba tidur ia bersenandung
Terbit tenggelam hamba dijaga
Ni'mat dunia layak di surga
Sinar baskara menghapus mega
Itu kasih pada hamba si yoga

Niat hamba kembalikan semua
Hrta benda hmba tak ada guna
Tak ingin ia gunung emas hamba
Bakti hamba besar bagi ia


Syair kacangan, jadi sedikit nggak karuan.
Selamat Hri Ibu
Mom . . You're my hero, 'n you will always ini my heart


Image Hosted by ImageShack.us

Jumat, 11 Desember 2009

Hidup Damai tanpa Korupsi

9 Desember 2009, hampir seluruh Indonesia berdemo, dari kalangan mahasiswa hinggga buruh. Mungkin tidak hanya Indonesia, tapi seluruh pelosok dunia juga berdemo, membela rakyat jelata yang tidak tau apa-apa dan berjajar di pingggir jalan sembari memekikkan kata-kata tuk cegah perbuatan hina itu. Korupsi, kaat itu seakan menjadi momok bagi seluruh warga di dunia. Tapi tidak bagi mereka yang menghalalkannya.

Image Hosted by ImageShack.us


Image Hosted by ImageShack.us


Rasanya kepala ini sudah tak cukup menampung keluhan-keluhan masyarakat karena korupsi. Rasanya hati ini kesal dan ingin berontak melihat realita-realita negative yang disebakan korupsi. Kalau saja kita membuka mata, tiga gambar di atas mungkin bisa berkaitan. Di jalan raya, mobil-mobil mewah pejabat korup berseliweran, dan di jalan yang sama pula kita melihat pengemis, anak jalanan, dan gelandangan mengharap koin-koin yang keluar dari jendela mobil-mobil itu. Lain dengan pejabat-pejabat ynag ada di dalam mobil, yang selalu mengharap milyaran dari rakyatnya. Bila dibuat siklus, apa yang diberikan dan didapat rakyat ternyata terbelik, pun dengan apa yang dilakukan dan didapat para pejabat korup.

Tepat hari anti korupsi sedunia aku berjalan-jaln mengelilingi kota tercinta Surabaya. Aku melihat sebuat plakat yang bertuliskan, “Pajak anda mengentaskan Kemiskinan”. Aku berpikir sejenak, memang benar pajak bisa mengentaskan kemiskinan, tapi menurutku itu hanya pengaruh kecil dalam kemiskinan, lain lagi dengan pejabat-pejabat korup yang justru mencaplok sebagian besar pajak rakyatnya.

Sebenarnya, bila ada kesadaran sejak dini dalam diri mereka, korupsi tidak akan mereka lakukan, rakyat tidak akan menderita, pertumbuhan pembangunan akan lancer dan kualitas hidup akan meningkat. Tapi inilah yang terjadi di bumi khatulistiwa saat ini, tidak bisa dipungkiri kalau ternyata pejabat-pejabat hanya mengambil uang rakyatnya tanpa mengeluarkan kucuran keringat. Tak ada hal lain yang menjadi dasar yang melandasi semua itu kecuali kepentingan mereka sesaat.

Rakyat sebenarnya tak ingin apa-apa selain sejahtera dan damai. Tapi harapan-harapan itu seakan sirna oleh perbuatan pejabat yang tek bertanggung jawab. Tak ada yang bisa dilakukan selain berteriak-teriak di pinggir jalan, menangis, kesal, dan berharap agar UNCAC dan KPK dapat mengemban peranannya denganbaik. Semoga hari anti korupsi sedunia dan relita dalm masyarakat bisa menyadarkan mereka yang tidak pernah kenyang dengan uang rakyatnya dan mereka yang telah menggulingkan roda pembangunan. Hidup akan damai dan sejahtera tanpa korupsi. Selamat hari anti korupsi sedunia. Maju terus Indonesiaku, say no to corrupt!

Jumat, 04 Desember 2009

Trauma

Assalamu'alaikum sobat blogger. Akhirnya minggu ini bisa posting juga.Kalau tema postingan ye2n yang kemarin-kemarin sudah pasti, untuk postingan kali ini temanya agak ngambang nih. Bagaimana lagi, ye2n lagi nggak ada ide nih.
Kembali ke judul
Trauma, kata itu rasanya sudah tak asing lagi di telinga kita. Bahkan sering kali kita mengatakan kata itu. Kata trauma berasal dari bahasa yunani ynag berarti luka. Kata trauma digunakanuntuk menggambarkan kejadian atau situasi yang dialami oleh korban.(http://rumahbelajarpsikologi.com) Tapi kalau menurut ye2n sendiri, kata trauma digunakan untuk menyatakan rasa takut akan luka berat yang telah dialami. Yah . . hampir sama lah.



Foto tersebut bisa menunjukkna kondisi orang yamh sedang trauma. Tapi setelah ye2n pikir-pikir lagi, trauma bisa menjurus ke arah phobia. Di mana seseorang mengalami rasa takut yang sangat pada satu objek ataupun subjek. Wah, parah juga ternyata! Tapi trauma tidak selalu bertahan lama di dalam kehidupan manusia.
Bicara tentang kehidupan, semua orang pasti pernah mengalami trauma. Begitu juga enulis postingan ini.(siapa ya?)hehehhe... Trauma yang ku alami masih tingkat medium, jadi nggak ngefek sama sekalai dengan yang namanya phobia. Yah, bisa dibilang bisa di hilangkan. Trauma-ku ini ku ungkapkan dalam satu puisi, berikut puisinya

KHILAF



Tak pernah terlintas dalm benakku
jika aku kan jadi seperti ini
Dengan segala keterpurukan
dengan segala kedunguan
dan dengan segala khilaf yang telah ku lakukan

Ku pikir Tuhan tak merubahku
Benar, Ia tak menrubahku
Justru ia mendampingiku
tapi tak pernah kusadari kasih saynag itu
Hingga akhirnya ku sesali semua itu


Tuhan . .
Ku tau bukan engkau ynag merubahku
Melainkan aku sendiri
Dengan hawa nafsuku
dan Dengan kecerobohanku
Kini, tak ada asa dalm benakku
Masa depanku terancam kelam
dan ku rasa sulit tuk kembali terang
Hanya cercah ampunan dan rahmat yang ku harap dari-Mu


Sekilas, puisi tersebut tidak seperti puisi tentang trauma, lebih mirip dengan puisis penyesalan. Aku mengkategorikan puisi ini sebagai puisi trauma karena trauma itu bisa mengingatkan diriku akan kecerobohan yang telah ku lakukan sebelum kejadian yang menyebebkan trauma itu. Pada saat yang bersamaan dengan penyesalanku, kubutlah puisi ini. Yah, bisa dikategorikan puisi kacangan. Hehehehe

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More