About Me

Foto Saya
just call me YEYEN or YEYEGH

About me

Followers

Mini Updates

Advertisement

Advertisement

online counter

Now

blogging competition compfest 2011

Jumat, 27 November 2009

Contrversy of 2012


Hai sobat blogger, yeyen kembali lagi, nih !

Akhirnya bisa ngeblog juga setelah sekian lama disibukkan dengan tugas sekolah. Kalau kemarin-kemarin aku posting yangt gitu-gitu aja, untuk postingan kali ini, aku akan membahas ‘bout 2012.

2012, tahun yang menjadi perbincangan public. Kata mereka, di tahun itu akan terjadi kiamat. Hah, kiamat? Ehm . . bukannya kiamat itu hanaya Allah yang tau !?!? kok berani-beraninya menentukan kapan datangnya kiamat . . !?!? Astaghfirullah . .

Tak lama kemudian ada kabar akan ditayangkannya film 2012 yang menggambarkan kejadian kiamat yang menjadi membuat MUI marah dan melarang film tersebut untuk ditayangkan kembali. Karena MUI menganggap film tersebut bisa melemahkan aqidah manusia. Lalu ada isu baru kalau setelah tahun 2012, kehidupan kan dimulai lagi dari 0001 masehi. Di mana mahkluk yang menghuni bumi adalah makhluk berkepala besar. Astaghfirullah, ada saja pendapat public yang seperti itu.

Tapi setelah aku pilah-pilah informasi dari beberapa sumber, ternyata tidak semua publik berkata demikian. Hnya orang yang suka belajar ilmu gathukologi-lah yang berkata demikian. Lalu bagaimana dengan publik lainnya? Mereka berkata kalau di tahun 2012 akan ada bencana. Lho, kok bisa tau ya?

Untuk movie 2012, setelah saya lihat ternyata tidak semua manusia mati, tapi 60% warga dunia masih hidup (Indonesia gimana ya?). Maka dari itu, movie tersebut tidak bisa dikatakan sebagai movie kiamat, melainkan movie tentang bencana, setara dengan The Day Afer Tomorrow, The End of the Wolrd, Dante's Peak, dan sebagainya. Kemudian untuk fatwa dimulainya kehidupan di bumi untuk kali kedua saya rasa tidak mungkin. Karena, evolusi secepat itu yang bisa menghasilkan manusia berkepala besar sangat tidak mungkin. Apalagi bukti mengenai fatwa itu saya rasa belum akurat.

Lalu bagaimana kita menyikapi hal tersebut?

Mudah saja, kita yakini saja kalau kiamat hanya Allah yang tau. Entah besok, lusa, atau kapanpun kita tak kan pernah tau dan kita harus siap.

Lalu bagaimana dengan isu bencana di tahun 2012?

Benarkah akan terjadi?

Bencana apakah itu?

Hanya Allah yang Tau

Jumat, 06 November 2009

Ruang Lingkup Biologi

Biologi bukan hanya mempelajari organisme yang ada, namun yang lebih penting lagi adalah mempelajari bagaimana suatu organisme yang ada di permukaan bumi bias mempertahankan dan menyelenggarakan kehidupan dari generasai ke generasi.
Tingkatan pengetahuan yang dipelajari dalm biologi meliputi tingkat molekul, sel, jaringan, organ, system organ, organisme, populasi, komunitas, ekosistem, dan bioma.

1. Molekul
Biologi tingkat molekul mempelajari tentang berbagai jenis mikromolekul dan makromolekul yang memiliki hubungan sebagai pendukung kehidupan organisme. Molekul sendiri adalah dua buah atom atau lebih ynag bergabung melalui reaksi kimia. Pengkajian lebih dalam mengenai molekul akan dipelajari pada salah satu cabng biologi, yaitu biologi molekuler.
2. Sel

Sel adalah unit terkecil yang mempunyai kemampuan untuk berkembang biak. Dalam sel terdapat organel-organel, yaitu benda-benda yang memiliki fungsi tertentu. Cabang biologi yang mempelajari sel disebut sitologi.


3. Jaringan
Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki fungsi yang sama. Biologi pada tingkat jaringan memaparkan berbagai jenis, fungsi, cirri dan sifat yang dimiliki tiap jaringan. Biologi pada tingkat ini dipelajari pada cabang biologi histology
4. Organ
Organ merupakan sekelompok jaringan yang memiliki fungsi tertentu. Kajian pda tingkat organ meliputi asal usul organ, perkembangan, fungsi, macam-macam organ, komponen penyusun, kelainan pada organ dan tranplantasi otgan. Cabang biologi yang mempelajari tentang organ di sebut organologi.
5. Sistem organ
Sistem organ adalah sekumpulan organ yang bekerjasama dan berinteraksi membentuk suatu system untuk menangani pekerjaan tertentu. Kajian pada tingkat ini meliputi system yang mendukung kehidupan, penyusun system organ, cara kerja srta kelainan ynga terjadi pada system organ.
6. Organisme
Pada tingkat ini dipelajari bagaimana suatau individu dapat mempartahankan dan menjaga kelangsungan kehidupan pada jenisnya. Selain itu juga dipelajari mengenai jenis-jenis organisme, cara memperoleh makan, dan kedudukan secara taksonomis.
7. Populasi

Objek kajian pada tingkat ini meliputi perkembangna populasi, jumlah kelahiran dan kematian, perpindahan, kompetisi, makanan dan tempat hidup.
8. Komunitas
Komunitas adalah populasi yang manusia, hewan, tumbuhan dan mikroba yang terdapat pada suatu tempat.
9. Ekosistem
Tigkatan yang lebih tinggi dari komunitas adalah ekosistem yang merupakan komunitas beserta lingkungan fisiknya
10. Bioma
Tingkatan setelah ekosistem adalah bioma, yaitu suatau komunitas utama di bumi yang diklasifikasikan berdasarkan komunitas tumbuhan yang dominan.

Adakah yang Tobat setelah Hari Pahlawan?



Rasanya cepat sekali, perasaan baru satu tahun yang lalu Bung Tomo mengumandangkan pekikan Allahuakbar untuk mengobarkan semangat juang arek-arek Suroboyo (Bonek). Tapi sekarang sudah diperingati lagi yang namanya hari pahlawan. Tak apalah kalau begitu, yang penting cara memaknai hari besar ini dengan baik.
Bicara tentang cara memaknai, tiap orang pasti berbeda-beda. Tapi kalau menurutku, cara memaknai hari pahlawan cukup dengan beberapa rangkain kata, “Jangan biarkan ada torehan negatif pada bangsa kita ynga menyebabkan bangsa lain merendahkan kita.” Yah, itulah caraku memaknai hari pahlawan. Cukup singkat bukan? Tapi akan berdampak besar bagi bangsa kita jika mau melakukannya. Tak kalah pentingnya pahlawan kita pasti akan menangis bahagia melihat perjuangannya yang dihargai oleh anak cucunya. Tapi bagaimana bisa mewujudkan kalau pemimpin-pemimpinnya saja enggan melakukan.



Sekarang kita lihat realita di sekitar kita. Secara sadar atau tidak kita hidup bersama pemimpin yang terlihat bijaksana, berwibawa, kharismatik dan bertanggung jawab. Hingga semua itu menutupi hawa nafsu mereka yang sebenarnya meraung-raung dalam jiwa mereka. Ketika ditanya cara memaknai hari pahlawan, hari kemerdekaan dan event negara lainnya, mereka lontarkan kata-kata bualan yang panjang lebar tiada ujung. Ada yang bilang, “isilah kemerdekaan dengan hal-hal yang baik, perangi kebodohan dan keterpurukan bangsa.” Ada juga yang sibuk menggembor-gembor agar menghargai jasa pahlawannya. Sayangnya semua itu tidak pernah mereka lakukan. Bahkan sebagian dari mereka justru menambah keterpurukan bangsa Indonesia denagn KKN dan kawan-kawannya.



Bagaimanan pahlawan kita tidak menangis saaat melihat anak cucunya yang justru merusak kemerdekaan yang telah mereka rebut dari penjajah. Bagaimana bangsa lain tidak merendahkan bangsa kita kalau pemimpin dan rakyatnya berbuat yang tidak patut dilakukan. Semoga dengan hari pahlawan ini kita bisa mengangkat derajat bangsa Indonesia di muka dunia dengan memperbaiki moral pemimpin dan rakyat. Amiin . . .

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More