About Me

Foto Saya
just call me YEYEN or YEYEGH

About me

Followers

Mini Updates

Advertisement

Advertisement

online counter

Now

blogging competition compfest 2011

Minggu, 23 Januari 2011

Iklim pun Plin Plan


Tak sempat Indonesia bernafas dan tersenyum senang, ada lagi masalah yang menimpa. Rasanya masalah tak kunjung berakhir, terutama masalah perubahan iklim yang kini banyak disoroti oleh publik.

Nampaknya iklim kini mulai plin plan. Bagaimana tidak, hujan dan panas terkadang bercampur jadi satu, terkadang panas yang menyengat tiba-tiba hujan deras. Tak hanya itu, angin sepoi-sepoi bisa berubah menjadi angin kencang yang menelan banya jiwa. Sebenarnya apa yang terjadi pada ikilm saat ini? Se-klimaks itukah perubahan iklim saat ini? Siapakah penyebabnya?

Banyak anggapan bahwa perubahan iklim terjadi karena alam dan juga karena usia bumi yang kini sudah sepuh. Tapi setelah saya pikir, tidak sepenuhnya alam dan usia bumi adalah penyebab perubahan iklim.

Seorang anak kecil diberi kasih sayang, dirawat dan dijaga, tentunya ia tidak akan menangis. seorang nenek tua yang kita rawat dengan baik dan kita beri kasih sayang, pastilah ia tidak akan sakit-sakitan dan bersedih. Pun sama dengan Alam dan bumi yang saya analogikan seperti anak kecil dan nenek tua. Alam tidak akan marah bila kita menjaga dan merawatnya, nenek tua pun akan tetap sehat jika kita merawatnya dengan baik. Dari analogi di atas, jelaslah bahwa manusia adalah penyebab yang dominan dari perubahan iklim.

Secara langsung memang kita tidak merasa merusak alam, namun secara tidak langsung sebenarnya hampir setiap manusia melakukan usaha perusakan alam dalam skala yang sangat kecil sekali. Tetapi meskipun kecil, tidakkah bisa menjadi besar akhirnya?

Tanpa kita sadari, usaha-usaha itu berlangsung dalam keseharian kita. Misalnya, membuang sampah sembarangan. Kelihatannya memang simple sekali, tapi kesimple-an inilah yang menjadi pendonor bagi terciptanya gas metana. Belum lagi kalau sampah plastik yang dibakar. Beralih ke bidang lain. Peternakan. Mau tidak mau sebuah peternakan pasti ada kotoran hewannya. Nah, kotoran hewan inilah yang nantinya menjadi bibit-bibit terkumpulnya gas metana. Pun sama dengan kendaraan-kendaraan bermotor di jalan dengan knalpotnya yang menghembuskan CO, gas yang mematikan dan pastinya menjadi penyuplai terbesar dalam polusi udara, tanah dan air. Beralih ke salon kecantikan. Hair spray, sebuah tabung berisi zat entah saya tidak tau namanya yang pastinya akan menghasilkan CFC (Cloro Fluor Carbon) yang dapat membuat lapisan ozon berlubang. So, kalau berlubang panas matahari akan dengan mudah saja menerobos atmosfer bumi, sehingga panas di bumi meningkat.





Dari sekian panjang celoteh saya, ujung-ujungnya adalah GRK, yaitu Gas Rumah Kaca. Zat-zat yang saya sebutkan di atas seperti CO, CO2, metana, dan CFC adalah komponengas rumah kaca. Zat-zat yang berwujud gas itu tadi naik ke atas dan membentuk sebuah payung. Payung tersebut bisa ditembus oleh sinar matahari, tapi panas yang terpantul oleh permukaan bumi tidak bisa diteruskan ke atas karena terhalang oleh payung tadi. Dengan demikian, panas akan menyelimuti bumi dan suhu bumi akan naik.

Penyebab-penyebab perubahan iklim di atas tentunya menimbulkan dampak yang merugikan. Seperti












Bila melihat realita seperti itu, tidakkah pintu hati kita terketuk tuk merubah pola hidup dan perilaku kita dalam mengurangi perubahan iklim sedikit demi sedikit. Janganlah memikirkan kesenangan belaka yang sifatnya semntara bahkan akan merugikan kita, tapi pikirkanlah masa depan kita, anak-anak dan cucu kita. So, save our earth for our future!

Aneh tapi Unik



Pasti sobat blogger bertanya-tanya, “gambar apa sih ‘itu’?” atau begini, “si ye2n ngapain pajang gambar seperti itu?” atau seperti ini. “aneh!!” dan banyak lah pastinya. Nah, masalahnya saya juga tidak tau benda apa itu, yang saya tau benda itu bisa dimakan.
Ceritanya, ayah dan bude saya kemarin melancong ke Kediri, katanya sih mau beri kabar kalau adik mereka yang terkecil mau nikah. Waktu masuk rumah, ayahku membawa kantong plastik besar, tak tau isinya apa. Aku yang sibuk ngerjakan tugas kimiaku tak mempedulikan bungkusan besar itu. ibuku memanggil, “Yen, ini ada jajan yang lucu, coba lihat dulu!” serunya sambil memegang rumput jepang yang terikat di atas benda itu. Awalnya aku jijik dengan bulatan-bulatan yang hampir mirip dengan anggur, soalnya kalau dilihat-lihat mirip dengan lintah, jijik kan?
Saya amati bagian demi bagian, lekukan demi lekukan, bulatan demi bulatan hingga cara pengemasannya. Sungguh menarik dan kreatif. Rasanya tak ingin memakan benda itu, tapi karena penasaran akhirnya saya buka juga salah satu bulatan benda itu.
Bulatan-bulatan yang menyusun benda itu terdiri dari lapisan-lapisan yang panjangnya bervariasi. Lapisan-lapisan tersebut di susun hingga membentuk sebuah bulatan yang ‘aneh’ tapi ‘unik’. Kalau boleh saya tebak, lapisan itu adalah pisang muda yang diiris tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, kemudian diolah dan dibentuk menjadi benda itu.
Rasa penasaran yang sangat besar pada benda itu membuat saya mencari benda itu di dunia maya, namun saya tidak menemukannya. Mungkin sobat blogger yang rumahnya di kediri atau yang pernah melancong ke kediri mengetahui apa nama jajanan unik tersebut. Bagi sobat blogger yang penasaran dengan benda itu silahkan ke rumah saya atau langsung ke tkp-nya saja, yang jelas benda itu masih tersimpan di almari es saya, karena sayang kalau habis.

Minggu, 16 Januari 2011

Browser sering Ngandat. Why?

Pada suatu hari di malam yang sangat dingin, saat hujan mengguyur atap rumah saya, saat tugas kimia saya menumpuk, saat kantuk menyerang, sayame nyalakan PC. Mulus sekali proses bootingnya, tak seperti biasanya. Biasalah, PC saya ini sudah berumur 1 tahun 1 bulan, mungkin ngambek karena ulang tahunnya tidak dirayakan.



Ceritanya saya mempunyai bebrapa browser yang mungkin sudah anda kenal. Tapi yang sering saya pakai adalah browser X . Browser itu pemberian teman saya. Awalnya saya memakai browser bawaan PC saya, tapi “lama lama aku bosan” dengan browser bawaan PC yang lemotnya minta ampun. Akhirnya saya pindah ke browser pemberian teman saya. Sejak saat itu saya tidak pernah lagi menyentuh browser bawaan PC saya.
Nah, pada saat itu saya mengerjakan tugas kima dan tugas-tugas yang lain. Koneksinya lumayan lancar meskipun hujan deras. Tak ada angin tapi ada hujan, tiba-tiba browser saya macet. Tumben sekali dia rewel, tidak seperti biasanya. Link-link yang ada di halaman web tidak berfungsi sama sekali. Pada title bar juga ada tulisannya Not Responding.
Bingung bukan kepalang. Karena putus asa, saya tidur dengan keadaan PC yang masih menyala dan terhubung dengan listrik. Satu jam kemudian saya terbangun dengan keadaan PC terutama browser saya yang sudah sehat walafiat.
Kejadian ngandatnya browser saya terus berulang setelah itu, bahkan saat saya menulis postingan ini. Nggak enak banget kan? Mungkin sobat blogger juga pernah mengalami hal yang sama, bahkan bisa di bilang ngandatnya browser saya ini hal yang biasa. Tapi sebiasa apapun pasti bisa jadi luar biasa. Kalau saya amati, browser saya ngandat saat ada pesan chat Facebook yang masuk. Selain itu, koneksi yang lambat juga membuat browser saya ngandat. Aneh memang, tapi inilah kenyataannya. Entah itu masalah dari browser saya atau masalah dari komponen yang lain. Nah, oleh karena itu saya menulis postingan ini untuk mendapat saran-saran, solusi-solusi dan juga hal-hal lain yang bisa membuat saya nyaman untuk mengarungi dunia maya.

Senin, 03 Januari 2011

KBS Sedikit Terlupakan

Surabaya, sebuah kota besar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Hampir semuanya bisa ditemukan di Surabaya, mulai dari hal-hal yang baik sampai hal-hal yang sebenarnya tidak patut (sensor.red), salah satunya yaitu obyek wisata KBS, Kebun Binatang Surabaya.



KBS adalah salah satu zoological tourism yang populer di Indonesia, terletak di jalan Setali no. 1 Surabaya. KBS pernah menjadi kebun binatang terlengkap se-Asia Tenggara, namun sejak rentetan kematian satwa-satwanya, KBS menjadi sedikit terlupakan.
Cerita eh cerita, pada liburan kemarin saya jalan-jalan ke KBS. Banyak juga pengunjungnya pada hari itu, sebagian pengunjung dari dalam Surabaya dan sebagian lagi dari luar Surabaya. Saat memasuki KBS, anda disuguhkan dengan pemandangan yang sejuk dan asri, kolam yang indah dengan beberapa monyet lucu yang bergelantungan.

Tapi bila anda masuk lebih dalam, tepatnya di bagian belakang KBS, lebih tepatnya lagi di bagian hewan kaki empat, anda melihat beberapa tempat yang kotor, selokan-selokan yang dipenuhi sampah, dan kandang-kandang yang kelihatannya tidak pernah dibersihkan. Waaaah kalau seperti itu, pengunjung pasti banyak yang resah. Pemandangan serupa juga ditemui di bagian lain, tapi saya lupa di mana tepatnya.
Dari sekelumit uraian saya di atas, rupanya KBS punya sisi negatif dan positif juga. Beberapa bulan yang lalu rentetan kematian satwa-satwa di KBS sudah ditangani pemerintah. Tapi sekarang yang jadi keluhan saya (mungkin pengunjung lain juga) yaitu pada kebersihannya. Mungkin ini terkait pada petugas KBS yang mulai melupakan kebersihan. Kalau saja KBS bersih, kandang-kandangnya tertata rapi, minat pengunjung pasti lebih besar. Selain terlupakan oleh petugasnya, KBS juga terlupakan oleh pengunjung, terumata anak-anak muda. Bagaimana tidak, mall-mall di Surabaya bisa ditemui di tiap sudut kota. Otomatis, anak muda lebih memilih nge-mall daripada ke KBS, padahal mereka juga perlu mengetahui bagaimana seluk beluknya KBS, karena mereka adalah penerus bangsa (nggak nyambung+lebay).

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More